[Jihad yang Menyatukan] Mari sibukkan diri dengan akhirat. Sungguh menyedihkan ketika melihat suhu-suhu yang saya kagumi saling ribut satu sama lainnya karena perkara duniawi, sedangkan di belahan bumi lainnya mujahidin dari berbagai front, baik yang Aswaja maupun yang Salafy, menyatukan hati-hati mereka untuk membebaskan kaum muslimin dari pembantaian. Ketika koalisi mujahidin Jaisyul Fath kembali menggebrak. Berbagai kelompok mujahidin menyatukan barisan dengan satu tujuan, menolong islam dan kaum muslimin. Menepiskan sekat-sekat perbedaan. Teringatlah saya dengan perkataan ini, ﻭﻣﺘﻰ ﺟﺎﻫﺪﺕ ﺍﻷﻣﺔ ﻋﺪﻭّﻫﺎ ﺃﻟّﻒ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻴﻦ ﻗﻠﻮﺑﻬﺎ، ﻭﺇﻥ ﺗﺮﻛﺖ ﺍﻟﺠﻬﺎﺩ ﺷَﻐَﻞ ﺑﻌﻀَﻬﺎ ﺑﺒﻌﺾ. (ﺟﺎﻣﻊ ﺍﻟﻤﺴﺎﺋﻞ 5/300) "Dan ketika ummat ini telah melaksanakan jihad terhadap musuhnya, maka Allah lembutkan hati ini di antara mereka. Namun jika ummat ini meninggalkan jihad maka mereka akan disibukkan satu dengan yang lain." (Jami'ul Masail, 5/30) Wahai Syi'ah Nushairiyyah, Rusia, Iran, Hizbullatta Libanon, dan koalisi duniawi yang kalian bentuk. Bersiaplah kalian, pasukan terbaik Syam yang telah membebaskan Idlib telah datang menjemput kalian di Aleppo. Koalisi akhirat akan meluluh lantahkan kesombongan kalian sebagaimana hancurnya Uni Soviet di bumi Afghan.